Perbandingan Antara Inserts Turning dan Inserts Tradisional
Menghidupkan Inserts:
Tip pemotong khusus yang dapat diganti yang dirancang untuk operasi memutar.
Bisa diindeks (bisa diputar untuk menggunakan beberapa ujung pemotong).
Turning Inserts: Cemented carbide, cermet, CBN, atau PCD dengan lapisan canggih (TiN, TiCN, Al2O3, dll.).
Kecepatan pemotongan tinggi. Cocok untuk otomatisasi dan produksi massal.
Lingkup Aplikasi: Mesin bubut CNC, pemotong presisi, baja yang keras, aluminium, superalloy.
Inserts Tradisional:
solid HSS (High-Speed Steel) atau alat karbida las, tepi pemotong adalah bagian dari seluruh alat, tidak dapat diindeks.
Kinerja terbatas, ketahanan aus yang lebih rendah, kecepatan pemotongan yang lebih rendah.
Kurang efisien dalam produksi bervolume tinggi.
Lingkup aplikasi: Mesin bubut manual, pekerjaan bervolume rendah, bengkel tanpa CNC.
Lebih cocok untuk pekerjaan kustom atau perbaikan.
Perbandingan Antara Inserts Turning dan Inserts Tradisional
Menghidupkan Inserts:
Tip pemotong khusus yang dapat diganti yang dirancang untuk operasi memutar.
Bisa diindeks (bisa diputar untuk menggunakan beberapa ujung pemotong).
Turning Inserts: Cemented carbide, cermet, CBN, atau PCD dengan lapisan canggih (TiN, TiCN, Al2O3, dll.).
Kecepatan pemotongan tinggi. Cocok untuk otomatisasi dan produksi massal.
Lingkup Aplikasi: Mesin bubut CNC, pemotong presisi, baja yang keras, aluminium, superalloy.
Inserts Tradisional:
solid HSS (High-Speed Steel) atau alat karbida las, tepi pemotong adalah bagian dari seluruh alat, tidak dapat diindeks.
Kinerja terbatas, ketahanan aus yang lebih rendah, kecepatan pemotongan yang lebih rendah.
Kurang efisien dalam produksi bervolume tinggi.
Lingkup aplikasi: Mesin bubut manual, pekerjaan bervolume rendah, bengkel tanpa CNC.
Lebih cocok untuk pekerjaan kustom atau perbaikan.